DOLAR AS: Suku Bunga Fed Hampir Pasti Naik Bulan Ini, Laju Indeks Stabil
- Mar 7, 2017
- 1 min read
JAKARTA – RIfan Financindo -- Dolar AS bergerak lebih stabil pada perdagangan siang ini, Selasa (7/3/2017), di saat para investor menunggu sinyal kecenderungan laju kenaikan suku bunga AS dari sejumlah data ekonomi terbaru, termasuk laporan pekerjaan AS pekan ini.

Indeks dolar AS yang mengukur pergerakan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama hari ini dibuka dengan kenaikan 0,09% atau 0,090 poin di level 101,730. Pergerakannya kemudian naik hanya 0,01% atau 0,010 poin ke level 101,650 pada pukul 12.29 WIB setelah sempat tergelincir ke zona merah. Bank sentral AS Federal Reserve dijadwalkan akan menggelar pertemuan kebijakannya pada 14-15 Maret. Gubernur Fed Janet Yellen akhir pekan lalu mengisyaratkan kenaikan suku bunga dapat dilakukan apabila data pekerjaan dan inflasi terlihat suportif. “Di saat langkah kenaikan terlihat hampir pasti pada pekan depan, investor masih ragu jika The Fed akan menaikkan suku bunganya sebanyak tiga kali tahun ini,” ujar Takahiko Sasaki, ekonom pasar Mizuho bank, seperti dikutip dari Reuters. Menurutnya, para investor tidak ingin mengambil langkah signifikan sebelum rilis data pekerjaan AS serta proyeksi ekonomi The Fed pekan depan. Di sisi lain, masih terdapat kekhawatiran seputar kemampuan Presiden Donald Trump untuk fokus pada janji kebijakan ekonominya, apalagi setelah ia menuding Barack Obama atas langkah penyadapan akhir pekan lalu. Sejumlah analis pun memperkirakan bahwa dolar tidak akan mengalami reli lebih lanjut apabila Trump tidak mengumumkan detail kebijakan ekonominya. Sementara itu, pasar menunjukkan respon yang relatif sepi terhadap data pesanan pabrik AS yang lebih kuat dari ekspektasi. Tingkat pesanan baru untuk barang-barang buatan AS naik pada Januari atau bulan kedua berturut-turut, menunjukkan perbaikan pada sektor manufaktur.
RIfan Financindo






Comments