Marak Aksi Jual, IHSG Terkoreksi 34 Poin
- Apr 7, 2017
- 1 min read
Jakarta - PT Rifan Financindo -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkena koreksi 34 poin akibat maraknya aksi jual. Hanya sektor tambang yang bertahan di zona hijau.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 6,228 poin (0,11%) ke level 5.674,011 akibat aksi ambil untung. Indeks semakin menjauh dari level 5.700. Aksi ambil untung kembali muncul di awal perdagangan. Sebagian investor asing mulai melepas saham yang kemarin harganya sudah naik tinggi. Pada penutupan perdagangan Sesi I, Jumat (7/4/2017), IHSG melemah 34,941 poin (0,62%) ke level 5.645,298. Sementara Indeks LQ45 berkurang 7,780 poin (0,82%) ke level 937,176. Indeks sama sekali tidak menyentuh zona hijau sejak pembukaan perdagangan. Posisi terendah IHSG hari ini ada di 5.644,053. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 143.907 kali dengan volume 4,734 miliar lembar saham senilai Rp 3,588 triliun. Sebanyak 106 saham naik, 171 turun, dan 100 saham stagnan. Respons bursa regional beragam pasca serangan AS ke Suriah. Pasar saham Jepang dan China masih bisa menguat. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Unilever (UNVR) naik Rp 250 ke Rp 45.250, Medco (MEDC) naik Rp 160 ke Rp 3.310, Graha Layar (BLTZ) naik Rp 100 ke Rp 10.100, dan Bukit Asam (PTBA) naik Rp 100 ke Rp 12.950. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 475 ke Rp 28.525, Tower Bersama (TBIG) turun Rp 225 ke Rp 5.525, Chandra Asri (TPIA) turun Rp 225 ke Rp 26.375, dan BNI (BBNI) turun Rp 200 ke Rp 6.500.
PT Rifan Financindo






Comments