Niat Menolong di Gerbang Tol, Uang Elektronik Malah Dibawa Kabur
- Oct 17, 2017
- 2 min read
Jakarta, Rifanfinancindo -- Berada di jalan raya ada baiknya untuk selalu berhati-hati dengan sekitarnya. Bukan hanya soal kendaraan namun juga modus-modus kejahatan yang bisa dilakukan oknum tidak bertanggung jawab.

Salah satunya dialami pemilik akun Facebook, Runny Belle. Niat baik dia dan suaminya untuk membantu pengendara lain masuk ke tol dengan uang elektronik malah jadi korban tindakan tidak menyenangkan dan penipuan. Dalam akunnya Runny menceritakan, ia dan suaminya berada di belakang mobil Freed bernomor polisi B 1339 SKD ketika hendak masuk gerbang tol dari arah Puncak, Bogor. Pengemudi mobil tersebut keluar dan menuju mobilnya untuk meminjam kartu elektronik miliknya dengan alasan saldo si pengemudi tidak cukup. Dipinjamkanlah kartu elektronik tersebut kepada si pengemudi. Namun begitu si pengemudi yang meminjam kartunya men-tap di gerbang, si pengemudi bukannya mengembalikan kartu elektronik tersebut tetapi langsung tancap gas. "Beruntung mobil dibelakang berbaik hati meminjamkan kartunya, langsung kita kejar mobil tersebut. Dapat di tol masuk Cikampek, langsung kita berhentikan. Si pengemudi minta maaf langsung mengembalikan e toll dengan beragam alasan," ucap Runny dalam keterangannya. Namun kesialan Runny tidak sampai disana karena kartu tersebut ditukar oleh si pengemudi. Ketika dirinya men-tap kartu tersebut di gerbang tol Bintara, saldo sudah berkurang tinggal Rp 2000 dari sebelumnya sebanyak Rp 150.000. "Bisa bayangin kalau satu kartu isinya Rp 50 ribu saja. Dalam 10 mobil yang dikerjain sama pelaku, sehari bisa dapat Rp 500 ribu," ucap Runny. Dalam masa peralihan dari pembayaran tunai ke elektronik belakangan ini, bisa jadi dimanfaatkan orang untuk mengambil keuntungan. Banyak pengguna jalan yang mengisi saldo pada kartu elektroniknya dengan jumlah yang cukup besar dan ini rentan menjadi sasaran orang yang tak bertanggung jawab. Untuk menghindar modus seperti ini, jika ingin membantu pengendara lain, turun dari kendaraan dan lakukan proses tap sendiri. Jangan menyerahkan kartu pada orang lain. Tetap bersedia untuk menolong orang lain namun tidak lupa berhati-hati. Kemudian untuk menghindari kartu ditukar, beri identitas pada kartu atau manfaatkan usaha pembuatan kartu dengan desain yang diinginkan yang saat ini banyak ditawarkan di beberapa situs jual beli. Ini menyulitkan oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk menukar kartu tersebut.
Baca juga :
PT RIFAN FINANCINDO | Penipuan Berkedok Perdagangan Berjangka Komoditi Marak di Indonesia
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Industri PBK Tumbuh di Tengah Rendahnya Pemahaman Masyarakat
RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
PT RIFAN | Waspada Investasi Bodong, Ada Baiknya Anda Mengenal Lebih Baik Perdagangan Berjangka
RIFANFINANCINDO | Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemko Medan Terima Sumbangan
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Targetkan 200 Nasabah Baru
RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
PT.RIFAN | Investasi Perdagangan Berjangka di Indonesia Timur Belum Tergarap
RIFAN BERJANGKA | Kenapa Investasi Bodong Menjamur dan Makan Banyak Korban?
PT.RIFAN FINANCINDO | Kepercayaan Masyarakat terhadap Perdagangan Berjangka Komoditi Masih Tinggi
PT RIFANFINANCINDO | RFB Dorong Edukasi Perdagangan Berjangka Komoditi
PT RFB | Marak Investasi Bodong, Masyarakat Diedukasi Perdagangan Berjangka Komoditi
PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | PERDAGANGAN BERJANGKA : Rifan Jadi yang Pertama Sosialisasi di Medan






Comments