Honda Kembali Produksi Bebek "Pitung Puluh"
- Oct 20, 2017
- 2 min read
Tokyo, Rifanfinancindo || - Honda kembali menghadirkan kabar baik khusus bagi para pecinta motor bebek lawas yang tenar di era 1960-an, yakni Honda Super Cub. Dilansir dari Paultan, pihak pabrikan di Jepang akan kembali memproduksi Honda C Series dengan tampilan retro namun memiliki teknologi modern.

Motor yang sudah mulai dipasarkan pada era 1958 ini sebenarnya punya banyak varian, mulai dari C50, C80, dan C100. Pada 1966, regenerasi kembali terjadi yang menambah ragam model, dan yang paling tenar di Tanah Air adalah Honda C70 atau akrab disebut "Si Pitung" yang diambil dari bahasa Jawa "pitung puluh" alias tujuh puluh. Sebenarnya ini bukan perdana, karena pada 2015 lalu Super Cub sempat diproduksi kembali namun dalam jumlah terbatas. Kali ini Honda memberikan dua pilihan mesin, yakni 50 cc dan 110 cc. Tidak lagi menggunakan karburator, keduanya akan hadir menggunakan teknolog injeksi PGM-FI. Mesin 50 cc yang menggunakan air-cooled diklaim mampu menghasilkan tenaga 3,7 tk dengan torsi 3,8 Nm, sementara model 110 cc memiliki tenaga 8 Ps dengan torsi maksimal 8.5 Nm. Dari sisi ekterior, Honda sengaja tidak merubah tampilan tradisional dari Super Cub. Namun agar tidak kalah saing dengan bebek modern, maka dibenamkan beberapa komponen modern yang salah satunya adalah aplikasi lampu LED. Honda akan memasarkan Super Cub dalam dua versi yakni Pro dan 110 dalam empat varian. Salah saatu alasan Honda kembali memasarkan Super Cub karean adanya permintaan yang tinggi di Jepang untuk kebutuhan pengiriman surat kabar, karena itu untuk model Pro nantinya akan dilengkapi dengan keranjang sebagai ruang kompartemen. Untuk Super Cub 50 ditawarkan dengan harga 232.200 Yen atau sekitar Rp 28 juta, Super Cub 50 Pro 253.800 yen atau Rp 30 jutaan, Super Cub 110 275.400 Yen atau Rp 34 jutaan, dan Super Cub 110 Pro 297.000 Yen atau sekitar RP 35 juta. Pilihan warna yang disediakan sangat beragam, seperti Pearl Shining Yellow, Virgin Beige, Moonstone Silver Metallic-U, Tasmania Green Metallic, dan Urbane Denim Blue Metallic.
Baca juga :
PT RIFAN FINANCINDO | Penipuan Berkedok Perdagangan Berjangka Komoditi Marak di Indonesia
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Industri PBK Tumbuh di Tengah Rendahnya Pemahaman Masyarakat
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA DBS | Pialang Berjangka PT Rifan Bidik 200 Investor Baru di Semarang
RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
PT RIFAN | Waspada Investasi Bodong, Ada Baiknya Anda Mengenal Lebih Baik Perdagangan Berjangka
RIFANFINANCINDO | Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemko Medan Terima Sumbangan
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Targetkan 200 Nasabah Baru
RIFAN | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
PT.RIFAN | Investasi Perdagangan Berjangka di Indonesia Timur Belum Tergarap
RIFAN BERJANGKA | Kenapa Investasi Bodong Menjamur dan Makan Banyak Korban?
PT.RIFAN FINANCINDO | Kepercayaan Masyarakat terhadap Perdagangan Berjangka Komoditi Masih Tinggi
PT RIFANFINANCINDO | RFB Dorong Edukasi Perdagangan Berjangka Komoditi
PT RFB | Marak Investasi Bodong, Masyarakat Diedukasi Perdagangan Berjangka Komoditi
PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | PERDAGANGAN BERJANGKA : Rifan Jadi yang Pertama Sosialisasi di Medan






Comments