Uni Eropa Memperingatkan Inggris untuk Mempercepat Pembicaraan Brexit
- Nov 10, 2017
- 2 min read
London: Rifan Financindo || Uni Eropa memperingatkan Inggris untuk mencapai kesepakatan perceraian pada akhir bulan ini untuk menjamin perpindahan ke perundingan perdagangan, saat pembicaraan Brexit dilanjutkan di Brussels. Ketakutan berkembang di Brussel sehingga situasi politik jadi kacau di London yang diharapkan hal ini tidak memberi efek negatif berkepanjangan.

Kondisi tersebut terjadi setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mengalami serangkaian pengunduran diri dari menteri yang dinilai akan menghambat peluang untuk mencapai kesepakatan mengenai isu-isu kunci, terutama keluarnya undang-undang Inggris yang menimbulkan perdebatan. Para pemimpin Uni Eropa telah berharap untuk secara resmi menyetujui tahap berikutnya mengenai hubungan masa depan dan masa transisi di sebuah puncak pada Desember, namun para pejabat semakin khawatir bahwa tenggat waktu dapat jatuh ke Februari atau Maret. "Waktu kita mendesak," kata Kepala Juru Runding UE Michel Barnier, dalam sebuah pidato di Roma, seperti dilansir AFP, Jumat 10 November 2017, sebelum terbang kembali ke Brussels untuk memulai putaran keenam perundingan yang bergerak lamban. "KTT Dewan Eropa pada Oktober ingin mempertahankan dinamika negosiasi dan saya memiliki keadaan yang sama. Tapi saat klarifikasi datang," tambah Barnier. Perundingan minggu ini menampilkan jadwal dua hari yang dilucuti alih-alih empat hari normal, dengan Barnier dan rekannya dari Inggris David Davis bertemu hanya pada Jumat pagi sebelum mengadakan konferensi pers, kata beberapa sumber. Untuk beralih ke perundingan perdagangan, Uni Eropa menuntut kemajuan yang cukup dalam tiga masalah perceraian utama, di atas semua undang-undang yang harus dibayar oleh Inggris untuk memenuhi anggaran anggarannya, sebuah angka yang pejabat senior Eropa menetapkan 60 miliar euro (USD70 miliar). Inggris juga menghadapi perlambatan ekonomi, dengan Uni Eropa mengurangi prospek pertumbuhan untuk negara ini tahun ini dan memperingatkan bahwa masa akan tetap sulit bagi 2019 karena ketidakpastian atas Brexit membebani berat.
Baca juga :
PT RIFAN FINANCINDO | Penipuan Berkedok Perdagangan Berjangka Komoditi Marak di Indonesia
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Industri PBK Tumbuh di Tengah Rendahnya Pemahaman Masyarakat
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA DBS | Pialang Berjangka PT Rifan Bidik 200 Investor Baru di Semarang
RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
PT RIFAN | Waspada Investasi Bodong, Ada Baiknya Anda Mengenal Lebih Baik Perdagangan Berjangka
RIFANFINANCINDO | Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemko Medan Terima Sumbangan
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Targetkan 200 Nasabah Baru
RIFAN | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
PT.RIFAN | Investasi Perdagangan Berjangka di Indonesia Timur Belum Tergarap
RIFAN BERJANGKA | Kenapa Investasi Bodong Menjamur dan Makan Banyak Korban?
PT.RIFAN FINANCINDO | Kepercayaan Masyarakat terhadap Perdagangan Berjangka Komoditi Masih Tinggi
PT RIFANFINANCINDO | RFB Dorong Edukasi Perdagangan Berjangka Komoditi
PT RFB | Marak Investasi Bodong, Masyarakat Diedukasi Perdagangan Berjangka Komoditi
PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | PERDAGANGAN BERJANGKA : Rifan Jadi yang Pertama Sosialisasi di Medan






Comments