top of page

Beras Oplosan Kembali Ditemukan Pihak Berwajib

  • Jan 8, 2018
  • 3 min read

Jakarta || Rifan Financindo || Beras oplosan dengan jumlah sekitar 18 ton kembali ditemukan pihak berwajib di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu 6 Januari 2018, sekitar pukul 18.00 wita. Beras oplosan ini diduga melibatkan oknum Bulog.



Beras berjenis medium sebanyak 375 karung dari Bulog ini sedianya untuk operasi pasar. Namun telah diganti dengan kemasan karung putih polos ber-list biru yang akan dijual dan dikirimkan ke Surabaya. Kasus terbaru ini menambah rentetan kasus sebelumnya sehingga menambah daftar hitam kinerja Bulog. Mengutip keterangan tertulis yang dirilis Kementerian Pertanian (Kementan), Senin, 8 Januari 2018, beberapa kasus sebelumnya, seperti kasus enam oknum pegawai Bulog yang saat ini dalam proses hukum kasus pengoplosan beras di sebuah gudang di kawasan Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Jakarta pada Oktober 2016 lalu. Oknum Bulog ini diduga menyuplai beras bersubsidi 400 ton ke PT DSU yang bukan perusahaan penyalur resmi beras bersubsidi yang ditunjuk oleh Bulog. Diduga kasus ini tidak hanya melibatkan satu perusahaan saja, melainkan sebanyak 23 perusahaan. Kasus kedua yakni ketika Satgas Pangan Polda Sumatera Selatan pada Juli 2017 lalu mengamankan 39 ton beras rastra Bulog tidak layak konsumsi dan ditemukan di gudang tempat mengoplosan beras Rastra. Ketiga, Satgas Pangan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan pada Juli 2017 mengabarkan bila polres setempat telah menemukan sekitar 40 ton beras di sebuah gudang. Beras tersebut dalam karung sebagian besar bertuliskan Bulog. Beras dioplos dengan merk lain untuk didistribusikan kepada pelanggan. Keempat, oknum pegawai Gudang Bulog diduga mencuri beras 600 ton senilai Rp4,4 miliar di Gudang Randugarut Semarang, Jawa Tengah yang kasusnya terungkap pada Agustus 2017 lalu. Oknum pegawai Bulog tersebut saat ini juga dalam proses pemeriksaan Kejati Jawa Tengah. Kelima, kasus suap kuota gula impor yang didistribusikan ke Sumatera Barat November 2016 yang telah menyeret Ketua DPDRI Irman Gusman. Kasus tersebut semestinya tidak akan terjadi bila Bulog bekerja penuh integritas. Keenam, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombespol Djarot Padacova mengungkapkan bila Satgas Pangan Reskrimsus Polda Jateng telah membongkar penimbunan 39 ton gula kristal putih yang tidak memenuhi SNI. Gula bermerk Gendis ditimbun di sebuah Gudang PT Gendis Multi Manis (GMM) di Blora yang dikelola oleh Perum Bulog. Ketujuh, gula rafinasi di mana Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti beberapa kali dipanggil Mabes Polri untuk dimintai keterangan. Menurut sumber yang tidak mau disebutkan mengatakan impor gula Bulog di 2016 sebanyak 2,9 juta ton. Namun pada 2 Desember 2017 masih ada sebanyak 417 ribu ton yang menumpuk di gudang dan sebagian sudah rusak mencair. Gula yang menumpuk tersebut senilai Rp4,3 triliun. Dalam waktu cepat ataupun lambat, berdasarkan bukti dan data kemungkinan ini akan bermasalah. Kedelapan, impor daging dari India diduga permainan 'kongkalikong' karena harga diberlakukan sama untuk 10 importir dengan harga lebih mahal yakni USD3,5 per kg, dan awalnya harganya hanya USD2,4 per kg. Pada 2 Desember 2017 masih ada 15 ribu ton daging masih menumpuk di Gudang Bulog, juga masih ada 28 ribu ton jagung eks impor sudah kisut disimpan Gudang Bulog belum laku dijual. Rentetan kasus tersebut menjadi catatan betapa kinerja Bulog dinilai sangat buruk di tengah gencarnya Pemerintahan Jokowi-JK untuk memberi pelayanan maksimal bagi masyarakat dengan harga pangan yang terjangkau serta upaya serius meningkatkan kesejahteraan petani. || Rifan Financindo ||



Baca juga : PT RIFAN FINANCINDO | Sosialisasi Perdagangan Berjangka Harus Lebih Agresif: Masih Butuh Political Will Pemerintah PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA DBS TOWER | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB PT.RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras PT.RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK RFB || RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat


 
 
 

Comments


Featured Posts
Check back soon
Once posts are published, you’ll see them here.
Recent Posts
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Classic
  • Twitter Classic
  • Google Classic
bottom of page