Manfaatkan AI, Ilmuwan Bikin Teknologi Penerjemah Bahasa Hewan
- Jan 16, 2018
- 2 min read
JAKARTA - || Rifan Financindo || Teknologi telah membuat kemajuan signifikan di dunia dalam beberapa tahun terakhir. Tak hanya perangkat komunikasi antar manusia saja yang semakin canggih, kini para ahli sedang melakukan penelitian yang memungkinkan adanya teknologi untuk berkomunikasi dengan hewan peliharaan. Ahli perilaku hewan, Profesor Con Slobodchikoff, berharap penelitian beserta temuan dari akademisi lain akan memungkinkan manusia dan hewan peliharaannya berbicara menggunakan ‘pet translator’ atau ‘penerjemah hewan peliharaan’. Profesor telah mempelajari rekaman anjing yang melakukan beberapa perilaku – termasuk menggonggong, menggeram dan melolong – kemudian memanfaatkan artificial intelligence (AI) untuk memahami komunikasi mereka.

Ia berharap dengan menggunakan machine learning, komputer akan bisa memberi tahu manusia apa arti dari geraman anjing atau goyangan ekornya. Ia juga mengatakan, manusia akan lebih siap menghadapi hewan di masa depan jika mereka tahu persis apa yang mereka inginkan. Pada 2013, Slobodchikoff, yang saat ini menjabat sebagai Profesor Emeritus di Northern Arizona University, menerbitkan Chasing Doctor Dolittle: Learning the Language of Animals, sebuah penelitian tentang karakteristik bahasa unik dari hewan. Dalam karyanya, ia mengklaim bahwa hewan dan manusia akan dapat berkomunikasi secara efektif hanya dalam waktu sepuluh tahun. Peneliti telah menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mempelajari perilaku anjing padang rumput Amerika Utara, hewan yang memiliki sistem bahasa kompleks. Hewan pengerat pintar itu menggunakan panggilan yang memperingatkan kelompok mereka pada ancaman yang masuk. Slobodchikoff berpikir bahwa jika ia mengetahui bahasa mereka, ia akan bisa memahami komunikasi hewan yang memiliki sistem bahasa yang tidak serumit mereka. "Saya pikir, jika kita bisa melakukan ini dengan anjing padang rumput, kita pasti bisa melakukannya dengan anjing dan kucing," katanya, dikutip dari International Business Times, Senin (15/1/2018). || Rifan Financindo ||
Baca juga : PT RIFAN FINANCINDO | Sosialisasi Perdagangan Berjangka Harus Lebih Agresif: Masih Butuh Political Will Pemerintah PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA DBS TOWER | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB PT.RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras PT.RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK RFB || RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat






Comments