Masuk Pasar Ekspor, Arwana RI Dibanderol Rp 20 Miliar per Ekor
- Oct 16, 2018
- 2 min read
Jakarta - PT Rifan Financindo || Pelemahan nilai tukar rupiah dinilai menjadi momentum yang tepat untuk mendorong ekspor komoditas ikan hias. Salah satunya, ikan jenis Arwana yang mempunyai nilai jual tinggi.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Rifky Effendi mengatakan, nilai ekspor ikan hias Indonesia memang mengalami peningkatan tiap tahun. Hingga akhir tahun ini ditargetkan ekspor ikan hias nasional mencapai USD 30 juta. "Ekspor ikan hias terus tumbuh, sejak 2014 itu USD 17 juta, di 2017 sudah USD 27 juta. Di 2018 sampai Agustus USD 21 juta. Memang market-nya di dunia tidak besar, hanya sekitar USD 300 juta. Akhir tahun ini kalau bisa sampai USD 30 juta sudah bagus," ujar dia di Jakarta, Senin (15/10/2018). Jenis ikan hias yang banyak diekspor Indonesia antara lain Arwana, Louhan dan Koi. Tujuan ekspornya antara lain China, Jepang, Singapura dan Amerika Serikat. "Koi produksi dalam negeri ini sangat potensial, dibandingkan negara asalnya yaitu Jepang. Dari sisi nilai ini Arwana, porsinya sekitar 30 persen. Karena nilainya saja ada yang sampai Rp 20 miliar untuk 1 ekor," kata dia. Meski demikian, lanjut Rifky, secara nilai, ekspor Indonesia masih kalah dengan Singapura. Padahal, ikan hias yang dijual Negeri Singa tersebut berasal dari Indonesia. "Kompetitor kita Singapura. Tapi ikannya dari Indonesia juga. Secara volume kita tertinggi, tapi kita berusaha juga bagaimana secara velue kita juga nomor 1. Harapan saya low velue bukan untuk ekspor tetapi untuk pasar domestik karena market kita juga besar," jelas dia. Agar secara nilai, Indonesia bisa menjadi negara terbesar pengekspor ikan hias di dunia, maka KKP akan memperkuat merek Indonesia untuk komoditas tersebut. Dengan demikian, negara lain tahu jika ikan yang diimpornya berasal dari Indonesia. PT Rifan Financindo || "Dari pada ke Singapura, mending langsung ke sumbernya, Indonesia. Di sini begitu banyak pilihan. Di situ kita perkuat branding-nya," tandas dia.
Baca juga : PT RIFAN FINANCINDO | Sosialisasi Perdagangan Berjangka Harus Lebih Agresif: Masih Butuh Political Will Pemerintah PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA DBS TOWER | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB PT.RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras PT.RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK RFB || RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat rifan financindo || Banyak Masyarakat Belum Paham PBK PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA || pt rifan financindo






Comments