Diselimuti Ketidakpastian Dagang, Wall Street Naik Diikuti Bursa Asia
- Nov 29, 2018
- 2 min read
PT Rifan Financindo || Bursa Asia cenderung mendaki tinggi di sesi perdagangan Kamis pagi didukung tren penguatan pasar Amerika Serikat malam tadi.

Saham-saham AS mengalami kenaikan terbesar selama delapan bulan terakhir pada Rabu waktu setempat menyusul pidato dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang menyebutkan bank sentral tidak akan menaikkan suku bunga lebih banyak lagi. Powell mengatakan tingkat suku bunga mendekati "netral" dalam hal pertumbuhan ekonomi.The Fed kemungkinan akan menghentikan kebijakan sebelumnya pada tahun depan untuk meninjau dampak kenaikan suku bunga yang terjadi hingga saat ini. Komentarnya tersebut membantu mendongkrak S&P 500 sebesar 2,3% dan Dow 30 sebanyak 2,5% sementara Nasdaq melonjak 2,95%. Bursa Asia merasakan dorongan dari pasar saham Amerika Serikat sebelumnya. Investor menunggu hasil dari pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping akhir pekan ini selama pertemuan KTT G20 di Argentina untuk membahas perkembangan seputar masa depan "gencatan senjata" perang dagang yang sedang berlangsung antara kedua negara. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,15% menjadi 26.632 pada pukul 10:25 WIB, sementara itu Shanghai Composite juga bertambah 0,13%, atau sekitar 2,607.96 dan Komponen SZSE menghapus kerugian sebelumnya dan naik sekitar 0,13% pada level 7,768.23. Pasar Hong Kong dibuka pagi ini dengan meraup keuntungan akan tetapi investor dibuat galau dengan ketidakpastian pasar dalam beberapa bulan terakhir. Bursa Hong Kong menjadi salah satu yang terbaik di dunia selama November, namun dampak dari perang dagang antara AS dan China juga dirasakan. "Sentimen pasar merubah kenaikan sedikit lebih positif sebelum adanya pidato dari Powell, tetapi ketidakpastian perdagangan terus membebani," tulis Jack Chambers salah satu pengamat dari ANZ. PT Rifan Financindo || Indeks Nikkei 225 Jepang melompat 0,71%, atau sekitar 22,334 dan KOSPI Korea Selatan menghijau 0,70%, atau sekitar 2.123,13. Di Australia, S&P/ASX 200 terangkat ke angka 0,59% menjadi 5.759.
Baca juga : PT RIFAN FINANCINDO | Sosialisasi Perdagangan Berjangka Harus Lebih Agresif: Masih Butuh Political Will Pemerintah PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA DBS TOWER | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB PT.RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras PT.RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK RFB || RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat rifan financindo || Banyak Masyarakat Belum Paham PBK PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA || pt rifan financindo






Comments