Pasar Saham Asia Mundur, Data China & AS Jeblok
- Feb 15, 2019
- 2 min read
Rifan Financindo || Pasar saham Asia mundur di perdagangan pagi hari ini setelah pasar AS ditutup lebih rendah semalam setelah merilis data ritel AS yang menunjukkan sektor mencatat penurunan terbesar dalam hampir satu dekade.

Indeks Shanghai Composite dan Shenzhen Component China masing-masing turun 0,6% dan 0,3% pada 10.00 WIB. Hang Seng Index Hong Kong anjlok 1,6%. Indeks KOSPI Kores Selatan menyusut 1,5%. Indeks kelas berat Samsung Electronics (KS:005930) dan SK Hynix Inc (KS:000660) keduanya jatuh lebih dari 2%. Sementara itu, Nikkei Jepang kehilangan 1,3%. Di bawah, ASX 200 Australia naik 0,2%. Indeks Harga Konsumen China datang di level 1,7% lebih tinggi dari tahun lalu, Biro Statistik Nasional mengatakan pada hari Jumat. Itu dibandingkan dengan yang diharapkan 1,9%. Sementara itu, inflasi produsen naik hanya 0,1% dari tahun lalu, lebih rendah dari perkiraan kenaikan 0,2%. Semalam, saham-saham AS ditutup lebih rendah setelah data resmi menunjukkan penjualan ritel negara itu pada bulan Desember jauh di bawah ekspektasi. Penjualan ritel turun 1,2% pada bulan Desember, menurut Departemen Perdagangan. Itu adalah penurunan bulanan terbesar mereka sejak September 2009. Ketidakpastian baru seputar ketegangan Perdagangan antara AS dan China juga membebani sentimen. Mengutip tiga pejabat AS dan China yang tidak disebutkan namanya, Bloomberg melaporkan bahwa kedua negara sejauh ini hanya membuat sedikit kemajuan selama diskusi mereka di Beijing minggu ini. Mereka telah gagal mempersempit kesenjangan pada isu-isu yang terkait dengan reformasi struktural terhadap ekonomi China, menurut laporan itu. Berita itu datang satu hari setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan berjalan "sangat baik," dan bahwa ia terbuka untuk memperpanjang batas waktu 1 Maret menjadi lebih dari dua kali lipat tarif pada $200 miliar barang-barang Cina jika kedua belah pihak mendekati sebuah berurusan. Rifan Financindo || Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He pada hari Kamis. Mereka diperkirakan akan bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping hari ini, menurut South China Morning Post.
Baca juga :
pt rifan financindo
rifanfinancindo
rifan financindo






Comments