top of page

Pertamina Kumpulkan 42 Ribu Barel Minyak yang Tumpah di Laut Karawang

  • Sep 23, 2019
  • 1 min read

Jakarta - Rifan Financindo || Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat tumpahan minyak di laut dari Sumur YYA-1 Blok Offshore North West Java (ONWJ) telah berhasi‎l dikumpulkan sebanyak 42 ribu barel per 22 September 2019.


Ketua Tim Penanganan Kebocoran Gas dan Tumpahan Minyak Sumur YYA-1 ‎Taufik Aditiyawarman mengatakan,‎ sejak ditemukannya tumpahan minyak imbas dari kebocoran gas di Sumur YYA-1 pada Juli 2019, tim PHE telah berhail mengumpulkan 42 ribu barel minyak di laut dan 5,7 juta karung minyak tercampur lumpur dari darat. ‎"Total minyak tumpah yang tertangkap per 22 September Pukul 24.00 ini," kata ‎Taufik, di Kantor Pusat Pertamina Jakarta, Senin (23/9/2019). Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H Samsu mengungkapkan, 42 ribu barel minyak tersebut masih tercampur dengan‎ air. Pertamina akan melibatkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk memilah ulang kandungan minyak, sehingga dapat diketahui secara pasti jumlah minyak yang keluar dari sumur YYA-1. "42.000 barel itu fluida, jadi masih ada kandungan air di sana, kami libatkan LIPI untuk lakukan sampling, dari situ akan kami kalkulasi ulang untuk memastikan," tuturnya. ‎Pertamina ingin mengolah minyak yang terkumpul tersebut, namun masih menunggu keputusan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menetapkan minyak tersebut bisa diolah atau menjadi Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Rifan Financindo || "Minyaknya mau dikemanakan, kan gross 42 ribu barel tadi, maunya kita itu, tapi yang declare itu minyak atau limbah B3 masih dikaji KLHK, tapi kami simpan di Marunda," tandasnya.


Baca juga :

pt rifan financindo

rifanfinancindo

rifan financindo

 
 
 

Comments


Featured Posts
Check back soon
Once posts are published, you’ll see them here.
Recent Posts
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Classic
  • Twitter Classic
  • Google Classic
bottom of page