Dolar AS Terus Melemah Dorong Pengalihan ke Aset Safe Haven
- Oct 3, 2019
- 2 min read
PT Rifan Financindo || Dollar terus melemah pada Kamis (03/10) pagi, mendekati tingkat terendah satu minggu terhadap euro dan yen, di tengah tanda-tanda perlambatan pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat dan ketegangan perdagangan global yang semakin dalam.

Menurut berita yang dilansir Reuters Kamis (03/10) pagi, greenback bergerak jatuh semalam setelah data menunjukkan perekrutan karyawan sektor swasta AS melambat untuk bulan September. Ini merupakan indikator terkini yang memperlihatkan bahwa perseteruan perdagangan AS-Cina mengganggu perekonomian terbesar di dunia itu. Angka yang lebih rendah dari perkiraan tersebut menyusul rilis data terpisah Selasa yang menunjukkan penurunan tajam aktivitas manufaktur yang membuat pasar saham dan imbal hasil obligasi serentak kandas. Pada sesi Asia, investor beralih masuk ke dalam aset safe haven. Saham-saham berjatuhan. Emas dan franc Swiss beranjak lebih tinggi. Dolar sedikit melemah ke 107,13 terhadap yen Jepang dan $1,0962 per euro. Dolar bertahan di dekat tingkat terendah satu minggu terhadap dolar Selandia Baru pada $0,6264 per kiwi dan sedikit melemah terhadap dolar Australia menjadi $0,6714. Kelemahan di AS itu mengikuti serangkaian data ekonomi yang buruk dari Eropa dan tanda-tanda perlambatan yang semakin cepat di Cina. Menambah kekhawatiran, Amerika Serikat memenangkan persetujuan dari WTO pada Rabu setempat untuk memungut tarif atas barang-barang asal Eropa senilai $7,5 miliar karena subsidi ilegal yang diberikan kepada Airbus, dan ini akan memicu perang perdagangan di kawasan trans-Atlantik. Terhadap sejumlah mata uang (DXY), dolar bergerak datar di level 99,022. Pound stabil di kurs $1,2302 setelah berfluktuasi dalam kisaran ketat ketika Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengusulkan zona peraturan semua pulau di Irlandia dalam upaya terakhirnya untuk mendapatkan kesepakatan atas Brexit sebelum akhir bulan ini. PT Rifan Financindo || Pada perdagangan luar negeri, yuan Cina stabil di level 7,1452 per dolar dan perdagangan masih cukup tenang sekarang lantaran pasar Cina ditutup libur hingga Senin depan.
Baca juga :
pt rifan financindo
rifanfinancindo
rifan financindo






Comments